Chandra

Chandra Satria bukan orang baru di panggung musik. Sosoknya telah dikenal sebagai pendukung sejumlah konser penyanyi ternama. Sebut saja konser mendiang Chrisye bertajuk Konser Sendiri (1994), Konser Badai Pasti Berlalu (1996) dan Konser Dekade (2003). Atau Konser Sheila Majid, KLCC,Petronas (2000), Konser Kris Dayanti (2001), Konser Titi DJ,Sang Dewi (2005) dan Erwin Gutawa in Concert (2002). Termasuk sejumlah penampilan Ruth Sahanaya di panggung dalam negeri dan negeri jiran seperti Konser Bicara Cinta di Kallang Theatre, Singapura (2004).

“Kualitas suara dan performance-nya tak usah diragukan lagi,” tutur pelantun tembang Kaulah Segalanya ini. Pengalaman Chandra berduet on the stage dengan Uthe membuat chemistry itu sudah terbangun sebelum mereka masuk ke dapur rekaman. Chandra memang memiliki kemampuan vokal dengan teknik tinggi. Nafas panjang dengan vibrasi pas, dan penghayatan tinggi didapat lantaran segudang pengalaman yang direngkuhnya.

Di awal tahun 1990-an, Chandra aktif sebagai vokalis KSP Band, grup musik asal Bandung. Sementara, akhir tahun 1990-an hingga tahun 2000, penyanyi yang konsultan interior arsitektur ini, asyik berkiprah sebagai vokalis 4U Band yang mengusung lagu-lagu berirama acid jazz. Sementara, di grup Acoustic Punch kefasihan Chandra teruji dalam mendendangkan lagu-lagu broadway dan irama crossover yang menuntut artikulasi yang pas dalam pengucapan lirik berbahasa Inggris.