Nuansa Etnik dalam Jazz Kota Tua 2014

Nuansa Etnik dalam Jazz Kota Tua 2014

Dwiki Dharmawan memencet tuts korg dari sisi kiri panggung utama depan Museum Fatahillah. Lalu menggebrak alat-alat musik lain, saling menimpali. Khas jazz. Termasuk ketika suara “suling”, kendang dan saling berebut dengan harmoni dan atmosfer etnik ala Krakatau Ethno. Termasuk Dwiki Dharmawan memukul kenong, dan alat musik tabuh lain. Penonton pun bergoyang setelah rehat karena Magrib.
Jazz yang Merakyat ada di Ngayogjazz 2014

Jazz yang Merakyat ada di Ngayogjazz 2014

Sejak lama musik Jazz di tanah air terlihat begitu "elitis" karena hanya dinikmati oleh orang-orang tertentu saja. Namun, dalam perkembangannya, musisi tanah air mencoba "membumikan" musik ini dengan menggabungkan dengan musik daerah. Tidak hanya itu, konsep pagelarannya pun dibuat merakyat, misalkan ada Jazz Pasar, Jazz Kampus, Jazz Gunung dan lain sebagainya.
Ramai-Ramai Rekaman dalam Vinyl, Akan Kembali Menjadi Trend kah ?

Ramai-Ramai Rekaman dalam Vinyl, Akan Kembali Menjadi Trend kah ?

Medium perekam suara dalam bentuk Vinyl atau yang dikenal dengan piringan hitam" sepertinya akan "bersinar" kembali. Sejumlah musisi dalam negeri tidak segan-segan untuk merekam dalam cakram jenis plastik ini.
"Komposer" Masih Jadi Anak Tiri dan dipandang Sebelah Mata.

"Komposer" Masih Jadi Anak Tiri dan dipandang Sebelah Mata.

Tidak puas dengan geliat Industri musik Indonesia, Trio Komposer; Tengku Syafick, Bemby Noor, dan Mario ‘Kacang’ membentuk kelompok vokal "3 Composer". Sebetulnya, keputusan membentuk group merupakan "kecelakaan".
Kisah Dibalik Mahalnya Tiket Konser

Kisah Dibalik Mahalnya Tiket Konser

ISTIRAHAT! Begitu celetuk Adri Subono, bos JAVA Musikindo, ketika kerap ditanya wartawan soal mengapa tidak membeber rencana menggelar konser di tahun 2012 lalu. Padahal promotor-promotor ‘kemaren sore’ sedang getol-getolnya mendatangkan banyak musisi asing ke Jakarta dan Indonesia. Gebrakan mereka –promotor-promotor baru itu—termasuk
PENSI '83, Ajang Musik yang Didukung Pihak Istana

PENSI '83, Ajang Musik yang Didukung Pihak Istana

Salah satu peritiwa musik Indonesia era 80-an, adalah digelarnya "Perjalanan Musik di Indonesia" atau yang disingkat "PENSI" tahun 1983 di Balai Sidang Senayan, Jakarta tanggal 26 November 1983. Acara ini mendapat banyak dukungan dari kalangan musisi, termasuk dari pemerintah. Tidak tanggung-tanggung, Istana juga turun tangan men-support acara ini.
Rhoma Irama dan Politik Dakwah dalam Nada

Rhoma Irama dan Politik Dakwah dalam Nada

Sebagai seorang maestro dalam musik dangdut, Rhoma Irama mendapat begitu banyak perhatian. Wajar saja, karena pemilik nama asli Raden Irama ini memang banyak melahirkan karya fenomenal dan yang melegenda. Seperti diketahui, Rhoma sukses melahirkan icon baru dalam panggung musik Indonesia. Kesuksesan pencapaian ini
Musik  Ternyata Bisa Mencerdaskan Anak

Musik Ternyata Bisa Mencerdaskan Anak

Musik menjadi bagian dalam kehidupan manusia, karena siapapun tidak bisa melepaskan diri dari "bunyi-bunyian" yang teratur itu. Baik yang dihasilkan oleh alat-alat musik, ataupun oleh bunyian yang berasal dari alam, seperti suara gemericik air, suara binatang, gesekan
Meniti Pelangi, Sebuah Memoar Sang Maestro Lagu Anak

Meniti Pelangi, Sebuah Memoar Sang Maestro Lagu Anak

Membicarakan lagu anak Indonesia tidak bisa dilepaskan dari nama Abdullah Totong Mahmud, atau yang lebih dikenal dengan AT Mahmud. Kesuksesan AT Mahmud menelurkan lagu-lagu anak berkualitas tidak bisa dilepaskan dari kegigihan dan komitmennya pada dunia pendidikan
100 Tahun Ismail Marzuki

100 Tahun Ismail Marzuki

Siapa yang tak pernah mendengar nama Ismail Marzuki, Seorang tokoh seniman nasional yang namanya di abadikan sebagai nama taman budaya di ibu kota. Seorang komponis dan pemimpin orkes. Lahir di Jakarta pada tanggal 11 Mei 1914 . Sebagaian besar hidupnya dicurahkan untuk kepentingan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, semasa hidupnya tak kurang dari 240 buah lagu tercipta.