Kegiatan Musik dan Kinerja Mahasiswa Jaman Now

Selasa, 14 November 2017

Oleh : SR. Lysthano

Hal yang patut saya kagumi dari beberapa anak generasi "zaman now" adalah kreativitas dan keuletannya dalam mengerjakan sebuah project. Hari ini setidaknya kami, redaksi CINMI.COM, menerima lebih dari 5 proposal kegiatan terkait dengan musik dan kesenian. Dan kelima-limanya membuat saya  termenung,  sekaligus tidak menyangka karena mereka membuat proposal begitu baik, nyaris sempurna menuju profesional.

Saya tidak tahu, apakah ini ada hubungannya dengan keterlibatan sang mahasiswa dengan kegiatan "internship" perusahaan penyelenggara acara (event organizer) yang mengadakan acara sekaliber internasional, macam Java Jazz festival, Java Rockin'land, JakJazz, dan event musik lainnya.  Yang pasti, dari proposal yang saya baca semuanya memenuhi standart penulisan kegiatan, termasuk bagaimana mereka merumuskan  keterlibatan pihak sponsor dalam acara yang mereka gelar.


Kalimat  yang mereka tuangkan dalam proposal begitu meyakinkan. Bagian pengantar proposal, visi dan misi kegiatan, hingga data-data serta bagan/grafik mereka sajikan dengan begitu apik. Terlebih di bagian "sponsorship".  Mereka  membagi beberapa jenis "partisipasi" sponsor, ini secara tidak langsung mereka ingin membuka diri bagi jenis sponsor yang ingin berpartisipasi mendukung acara mereka.

Seseorang dari panitia kegiatan yang pernah saya wawancarai, mengatakan jika apa yang mereka lakukan belajar dari para seniornya, yang juga mentornya." Beberapa alumni kampus kami memang bekerja di bidang Event Organizer, sehingga mereka mengajari kami membuat sebuah kegiatan (event) termasuk bagaimana membuat proposal." ujar Indra, mahasiswa salah satu kampus di Jakarta.


Saya pun melanjutkan pertanyaan; bagaimana respon para calon sponsor yang menerima proposal yang mereka ajukan? Indra menjelaskan jika para sponsor maupun donatur senang, dan kebanyakan ingin berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar.


"Ketika respon positif berdatangan, kamipun semakin yakin mewujudkan acara musik menjadi lebih keren, salah satunya dengan mendatangkan musisi papan atas" ujar Indra sambil tersenyum.

Keberhasilan panitia yang notabene mahasiswa menggelar acara bisa dilihat dari format acara  yang dibuat, termasuk para band/musisi yang mereka undang. Dus, sekaligus sponsor yang berdatangan mendukung acara mereka.

Kini, hampir setiap kampus ternama di Jakarta memiliki event musik sendiri. Mulai dari Universitas Gunadarma dengan "Sound Project"nya, Universitas Trisakti dengan "Trisakti Blues Festial", Fakultas Ilmu Administrasi  UI dengan "Soundtisfied-nya", Universitas Padjajaran dengan "Kampoeng Jazz-nya", dan FEB UI dengan JGTC-nya.

Saya termasuk orang yang optimis dan mendukung untuk kesuksesan para mahasiswa yang menggelar sebuah acara. Profesionalitas mereka sudah tunjukkan kala masih menjadi mahasiswa, dan saya yakin jika pada akhirnya mereka lulus dari kampusnya dan menggeluti bidang kerja, sikap kerja profesionalitas sudah mereka pegang. Bravo Mahasiswa !! 

SR Lysthano,  adalah jurnalis dan pecinta musik indonesia

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini