Menikmati Berbagai Rasa Hiburan di Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival

Senin, 16 Juli 2012
Menikmati Berbagai Rasa Hiburan di Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival

Datang ke Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival pada hari Sabtu, 14 Juli 2012, di Kridaloka Kolam Renang Senayan Jakarta seperti menikmati beraneka ragam rasa es krim. Selain secara harfiah menikmati es krim gratis dengan berbagai rasa yang tak putus, tentu saja berbagai "rasa" hiburan yang diadakan di festival musik dan es krim pertama di Indonesia ini.

"Acara ini diselenggarakan seharian penuh dan pastinya hadir dengan berbagai macam aktifitas seru yang disesuiakan dengan favorit remaja, semacam personalized experience bagi remaja," terang Veronica Utami, selaku Marketing Manager Unilever, Ice Cream Category, seperti yang dikutip dari rilis. Personalized experience adalah berupa aktifitas bisa dipilih sesuai dengan "rasa" yang diinginkan oleh mereka yang datang.

Cornetto Bungee Trampoline adalah pilihan bagi mereka yang ingin "rasa" yang menantang adrenaline. Bernyanyi sepuasnya di Cornetto Sing-A-Long, memuaskan rasa narsis sepuasnya berfoto di Cornetto Insta Pics, juga bisa sekedar corat coret di Cornetto Graffiti Walls. Semuanya dapat dilakukan sambil menikmati es krim yang dijajakan gratis oleh penjual keliling di area festival.

Rindu akan layar tancap yang sudah langka diadakan? "Rasa" rindu itu terbayarkan dengan disuguhkannya silent outdoor cinema. Tidak ada speaker yang terhampar, melainkan penonton mengenakan bluetooth headphone. Dijamin tidak akan terganggu oleh suara-suara di sekitar ketika menyaksikan film seperti "Purnama di Pesisir", "Sang Pemimpi", "Tendangan Dari Langit", dan "Satu Jam Saja". Menyenangkan sekali rasanya menonton film di alam terbuka sambil duduk maupun tiduran di atas tikar atau karpet yang disediakan.

Bagaimana dengan musik? Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival menyediakan tiga panggung, Cornetto Mini Stage, Cornetto Classic Stage dan Cornetto Royala Double Choc Stage. Ketiganya diisi oleh berbagai musisi dengan "rasa" yang berbeda-beda dan tak kalah nikmatnya. The S.I.G.I.T menyajikan "rasa" rock bercampur blues. Nikmati pula indie pop yang disuguhkan Pure Saturday. Indahnya denting gitar dan petikan bass oleh Endah n Rhesa. Belum lagi kocaknya Sir Dandy dengan lagu yang memuat lirik ringan bercerita tentang apa yang ada di sekitarnya. Serta riangnya musik Hivi.

Perhelatan yang digelar dari siang hari ini tak terasa panas karena terik matahari. Melainkan suasana teduh sangat terasa karena venue yang berada di bawah rindang pepohonan. Semakin teduh terasa ketika Andien menyapa dengan lagu-lagu bernuansa jazz di panggung utama Cornetto Royala Double Choc Stage ketika menjelang sore. Penonton seolah enggan bergeming ketika terbius untuk bersama-sama menyanyikan lagu "Moving On" maupun "Gemilang".

Setelah matahari menghilang di ufuk barat, Maliq & d Essentials tampil di panggung utama. Kontan ribuan penonton semakin tak terbendung untuk merangsek maju memenuhi halaman di depan panggung. Semuanya larut dalam "rasa" romantis lagu-lagu yang disajikan. Tak sedikit mereka yang membawa pasangan saling berpelukan terbawa suasana romantis yang terbangun. Sementara di Cornetto Mini Stage, pada saat yang bersamaan DREW juga tampil mempesona. Selain membawakan lagu milik sendiri, DREW membawakan ulang lagu-lagu milik Adele serta Gotye dengan versi mereka sendiri.

Suasana semakin pecah ketika kolaborasi dua grup besar, RAN dan Soulvibe, yang mengusung nama Project 9. Mereka membawakan bergantian lagu-lagu yang sudah sangat dikenal oleh ribuan penonton yang tak hentinya berteriak. Ini adalah kali kedua mereka berkolaborasi dan berharap semoga akan ada kesempatan untuk sepanggung lagi di kemudian hari. Tentu saja ini diamini oleh ribuan penonton yang menggemari kedua grup musik tersebut.

Sebagai headliner atau penampil utama, tentu saja penonton menantikan Devin Starr Tailes alias Dev. Namanya menanjak setelah lagu "Like A G6" Far East Movement memakai lagu "Booty Bounce" miliknya sebagai sample. Dengan ditemani dua penyanyi latar dan seorang DJ, Dev pun tak lupa menyanyikan lagu "Like A G6", juga "Kiss My Lips", serta "In My Trunk". Tentu saja penonton menunggu "In he Dark" yang dibawakan sebagai lagu terakhir sekaligus menutup Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival. Letusan kembang api turut menyertai ketika "In The Dark" dinyanyikan, yang menghiasi langit malam di kawasan Kridaloka Kolam Renang Senayan Jakarta.

Ribuan penonton pun kemudian pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan puas setelah menikmati berbagai "rasa" yang disajikan sejak siang hari di Cornetto Summer Ice Cream and Music Festival.

[Yose/IT/foto:Yose] 

comments powered by Disqus