IAN ANTONO - SONG BOOK 1


Mengaransemen ulang karya yang pernah sukses bukanlah sebuah proyek yang mudah. Perlu keahlian dan keterampilan lebih dalam penggarapannya agar lagu lama tersebut masih enak didengar, dan tentu lebih "segar". Karena tidak sedikit musisi yang mencoba "mendaur ulang" lagu yang pernah diluncurkan, alih-alih ingin menjadikan lagu lebih bagus, namun yang malah menjadi tidak Karuan.

Ian Antono Song Book I, Jika Gitaris Gaek Beraksi

Mengaransemen ulang karya yang pernah sukses bukanlah sebuah proyek yang mudah. Perlu keahlian dan keterampilan lebih dalam penggarapannya  agar lagu lama tersebut masih enak didengar, dan tentu lebih "segar".  Karena tidak sedikit musisi yang mencoba "mendaur ulang" lagu yang pernah diluncurkan, alih-alih ingin menjadikan lagu lebih bagus, namun yang malah menjadi tidak Karuan.

Adalah Ian Antono, seorang gitaris senior personel band rock legenda, God Bless, yang mencoba menggarap proyek "daur ulang"  ini dan dimasukkan dalam album "Ian Antono Song Book I". Proyek perdana Ian Antono ini kabarnya masih akan berlanjut, dengan menggarap hasil karyanya selama lebih dari 40 tahun berkarir dalam industri musik tanah air.  

Yang menarik dari  album  ini adalah, upaya Ian Antono ingin melepaskan diri dari bayang-bayang nama "God Bless", band yang dimotorinya bersama Achmad Albar. Hal ini nampak dari upayanya melansir lagu karyanya dengan nuansa yang berbeda, yakni menjadi lebih variatif dalam hal suara (sound), dan  lebih powerfull  suara dari para vokalis yang didaulat untuk menyayikan lagunya.  

Seperti diketahui, deretan lagu seperti "Gersang" , "Uang", "Saksi Gitar Tua", "Neraka Jahanam", dan "Lari"  sempat populer dan menjadi hits.  Tembang "Gersang" yang pernah dibawakan lady rocker Nicky Astria dan dijadikan judul albumnya yang dilansir tahun 1986 (Aquarius) kembali dibawakan dengan nuansa sangat  berbeda. Suara Nicky Astria yang tinggi dan melengking digantikan dengan suara vokal  "Koming Surya", penyanyi pria berbakat asal Bali. Koming yang memiliki karakter suara berat dan sedikit serak cukup pas membawakan lagu ini, meski ada nada tinggi didalamnya Koming sukses melantunkannya dengan nuansa  yang sangat nge-rock. Sementara dalam "Saksi Gitar Tua"  yang pernah dibawakan Ahmad Albar dalam  "Gong 2000 (1991), Koming Surya membawakannya   dengan nada rendah saja dan cukup rileks.


Penyanyi  lainnya, Rezi Pratomo, yang membawakan "Suara Cinta" dan "Tertipu Lagi" bisa dibilang menjadi pengganti vokal "Nicky Astria" yang cukup pas. Meskipun dalam nada tinggi, penyanyi yang kabarnya masih kuliah ini,  belum bisa menyamai Nicky, namun secara keseluruhan vokalnya sudah mendekati.  Yang menarik, dalam dua lagu ini Ian Antono meramunya dengan baik. Lagu menjadi lebih megah dengan tambahan koor backing vokal, plus lebih romantik dengan sentuhan suara violin.  


Penyanyi lain yang diajak berkolaborasi oleh Ian Antono adalah Roy Jeconiah (eks bomerang), Anindimas dan Syaharani. Seperti diketahui ketiga musisi yang cukup senior  ini sukses membawakan karya Ian Antono.  Syaharani   membawakan "Uang", yang pernah dinyanyikan Nicky Astria, dengan sempurna. Syaharani yang lebih dikenal membawakan lagu-lagu Jazz, tampak "gahar" dalam membawakan lagu ini. Nada rendah dan tinggi dibawakan dengan cukup mudah, dan Syaharani terdengar sangat enjoy membawakan lagu yang pernah juga dinyanyikan  Happy Pretty tahun 80-an.  

Sementara Roy Jeconiah dengan karakter vokalnya yang unik,  tidak mengalami kesulitan saat membawakan "Neraka Jahanam" dan "Kepala Dua". Pun Anindimas sang  vokalis 21st Night membawakan "Lari" dengan  karakter vokal rocknya yang mantap.

Kabarnya, dalam penggarapan album ini, Ian Antono membutuhkan waktu selama dua tahun untuk mencari penyanyi.  "Akhirnya saya mendapatkannya, dan yang penting  mereka bisa menghidupkan lagu-lagu ciptaan saya,” ujar pemilik nama asli Jusuf Antono Djojo ini.

Seperti diketahui dalam menempuh karir bermusiknya yang mencapai lebih dari 40 tahun itu, Ian Antono telah banyak melahirkan penyanyi berbakat seperti  Sylvia Saartje, Nicky Astria, Ikang Fawzie, Anggun C Sasmi dan banyak lagi. Ian Antono juga memberikan sentuhan karya pada sejumlah musisi ternama seperti Grace Simon, Hetty Koes Endang, Happy Pretty, Berlian Hutahuruk, Franky Sahilatua, Ebiet G Ade, hingga Iwan Fals.


Sayang, dua lagu cadas "Kepada Perang" dan "Setan Jalanan" dibawakan Ian Antono dengan alunan instrumental alias tanpa vokal. Untungnya, dikedua lagu ini kita masih bisa menikmati permainan gitar Ian Antono yang masih powerfull meski usianya yang tergolong  tidak muda lagi. Salut! [lys/foto kover:fidea]
 
 
 
Track List :

    Kepada Perang (Instrumental)
    Gersang – Feat. Koming Surya
    Uang – Feat. Syaharani
    Suara Cinta – Feat. Rezi Pratomo
    Saksi Gitar Tua – Feat. Koming Surya
    Neraka Jahanam – Feat. Roy Jeconiah
    Tertipu Lagi – Feat. Rezi Pratomo
    Kepala Dua – Feat. Roy Jeconiah
    Lari – Feat. Anindimas
    Setan Jalanan (Instrumental)