MARGIE SEGERS - JAZZ VOCAL INDONESIA


Siapa yang tidak kenal penyanyi Jazz wanita Indonesia, Margie Segers. Meski kini usianya sudah diatas 60 tahun, Tante Margie (begitu panggilan akrabnya) kerapkali muncul di TV. Tidak hanya itu, Beliau juga secara rutin menjadi pengisi acara Jazz di beberapa tempat di Jakarta, misalkan bersama Idang Rasyidi Acoustic Jazz Quartet di Zoom Resto & Lounge, Marios Place, juga di Jamz Music Lounge.

Nuansa Margie Segers dalam Jazz Vocal Indonesia

Siapa yang tidak kenal penyanyi Jazz wanita Indonesia, Margie Segers. Meski kini usianya sudah diatas 60 tahun, Tante Margie (begitu panggilan akrabnya) kerapkali muncul di TV. Tidak hanya itu, Beliau juga secara rutin menjadi pengisi acara Jazz di beberapa tempat di Jakarta, misalkan bersama Idang Rasyidi Acoustic Jazz Quartet  di Zoom Resto & Lounge, Marios Place, juga di Jamz Music Lounge.

Bila rekan-rekan sempat menyaksikan penampilan beliau dalam acara lagu-lagu 80-an di Metro TV beberapa waktu lalu, pasti tidak akan lupa dengan karakter suaranya yang merdu. Menilik suaranya, seakan tidak ada perubahan dibanding dirinya ketika masih muda. Hanya mungkin panjang nafasnya yang tidak seperti dulu lagi.

Untuk mengingat alunan suara dalam beberapa lagu Margie Segers, sepertinya Anda layak memutar ulang album Margie Segers produksi perusahaan rekaman Gradana. Album berlabel "Jazz Vokal Indonesia" semuanya berisi lagu  yang dibawakan Margie Segers. Ada duabelas lagu dengan beragam karakteristik musik, mulai dari yang Jazzy, aroma R&B hingga yang berbau-bau Rege. Maklum saja, Margie Segers menyanyikan sejumlah lagu hasil ciptaan musisi yang berbeda, seperti dari A. Riyanto, Charles H, Wedhasmara, Robby Lea hingga Donny/Theo.

Diawali dengan tembang "Kerinduan" karya ANTO  yang dibawakan dengan bagus oleh Margie Segers. Keahlian improvisasi Margie sangat kelihatan dalam lagu ini. Misalkan ketika awal lagu yang harus dibawakan Margie seorang diri, alias minim iringan musik. Model suara Margie yang khas, serta kemampuan mengingat komposisi lagu menjadi nilai plus Margie. Apalagi dengan musik pengiring pimpinan musisi handal, Ireng Maulana, semuanya terasa perfect.
 
Nah, jika Anda ingin mendengarkan suara Margie dengan intonasi cepat dan dinamis, di lagu "Citra" bisa dibuktikan. Model lagu yang easy listening ini  sangat kental sekali nuansa Jazz Indonesia era 80-an, yang kala itu musik Jazz dipadu dengan alunan suara alat tabuh Conga, yang dalam album ini dibawakan oleh Dullah. Dia juga ahli memainkan perkusi. Belum lagi paduan flute Udin Syah dan tekanan tuts piano oleh Arman Marah.

Memang, belum sempurna mendengarkan tembang Margie Segers jika belum menyimak "Siapa Bilang Sayang" karya Charles H. Tentu saja, di lagu ini terasa berbeda, karena besutan aransemen Ireng Maulana yang selalu terdengar Jazzy dan kaya dengan improvisasi alat musik. Namun yang sangat mudah dikenali adalah suara vokal Margie yang tipis dan merdu.

Yang juga patut disimak dalam album ini adalah tiga buah karya apik dari pencipta lagu dan musisi A. Riyanto, yakni; Kesepian, Layu Sebelum Berkembang,  dan Hanya Untukmu. Meski hasil ciptaan ini oleh A Riyanto bukan ditujukan secara khusus untuk Margie Segers, namun setidaknya pertimbangan   memilih lagu untuk dibawakan oleh Margie dan diarransemen oleh Ireng Maulana sangat tepat.  

Salah satu teknik menyanyi Margie Segers yang patut diacungi jempol adalah model  intonasi falseto. Dalam beberapa lagu di album ini sukses dibawakan olehnya, misalkan dalam "Kesepian", dan "Mimpi". Dalam tempo cepat terkadang Margie juga tidak grogi membawakan dengan teknik menyanyi yang termasuk dalam kategori sulit ini.

Album apik ini tentu saja merupakan ukiran sejarah keberhasilan seorang Margie Segers yang konsisten meniti karir dalam musik Jazz. Dan tidak bisa dipungkiri juga, masih banyak penggemarnya yang menanti karya-karya terbaru dari Tante Margie Segers. Kita selalu nanti loh karya Tante. [lysthano/itunes]