Akhir Pekan Ini, ST12 Gelar Konser di Kota Tarakan

Jumat, 22 Agustus 2008
Akhir Pekan Ini, ST12 Gelar Konser di Kota TarakanGrup band yang sedang naik daun, ST12, jika tidak ada aral-melintang akan menggelar konser di Lapangan Sepakbola Pasar Boom Panjang Jl Kusuma Bangsa Tarakan, Kalimantan Timur. Acara bertajuk “Club Mild Empowering Youth Culture With ST 12”, menurut  Event Organizer (EO) Radar Tarakan merupakan bagian dari konser promo ST12 keliling Indonesia.

Dijelaskan Manager EO Radar Tarakan, Nur Aksa Yahya, lapangan bola berkapasitas lebih dari seribu orang itu  bisa dipastikan akan dipenuhi penggemar ST12. "Selain harga tiketnya yang terjangkau, Rp  20 ribu, penonton juga dapat sebungkus rokok Club Mild,” kata Aksa.

Disebutkan, persiapan panitia juga akan dimaksimalkan, seperti ketersediaan sound system berkekuatan 60 ribu watt, lighting 40 ribu watt, genset 3 unit 60-80 Kva dengan ukuran stage rigging 12x10 meter. “Semua produksi ini jauh hari sudah disiapkan secara khusus, untuk meng-cover semua kebutuhan live in concert ST12,” ujar Aksa.

Ticket box telah disiapkan di seluruh Kantor Biro Radar Tarakan. Untuk Tarakan, ticket box hanya dijual di studio 98.7 RT FM Jl Yos Sudarso (081347611268). Di Nunukan Kantor Biro Radar Tarakan Jl Ahmad Yani (081347078181), Radio Maroni FM, Ambalat FM (08125846846). Di Bulungan bisa didapat di Kantor Biro Radar Tarakan Jl Mangga I (081350912737), Berau di Kantor Biro Radar Tarakan Jl Kapten Tendean (085216764776), Malinau di Kantor Biro Radar Tarakan Jl Panembahan (081347247773).

Tentang ST 12
Group musik yang dimotori oleh Pepep (drum) dan Iman Rush (guitar) dan diperkuat oleh Pepeng (guitar) dan Charly Van Houtten (vocalis) memang belum lama terbentuk, namun nama tersebut di atas bukanlah orang baru di duina musik.

Nama ST12 sendiri dipilih mereka sebagai nama grup karena sesuai dengan nama jalan dimana grup tersebut terbentuk yaitu di Studio OMS, Jl.Stasiun Timur No.12. "ST singkatan dari Stasiun Timur" tutur Pepep. Menurut Pepep, studio OMS selama ini sering dijadikan tempat mangkalnya para musisi senior maupun yunior di kota Kembang.

Seperti grup-grup musik pada umumnya, ST12 mengangkat tembang-tembang bertemakan cinta dalam album perdana mereka. Menurut mereka, lagu bertemakan cinta inilah yang kuat dan laku di pasaran. "Tema cinta merupakan tema yang sangat universal dan bisa dinikmati siapa saja. Baik tua maupun muda." tegasnya.

Sebagai lagu andalan ST12 band menjagokan tembang berjudul ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi) dan Jalan Terbaik sebagai judul album. "Kami sempat ragu memilih lagu jagoan. Mau ATSL atau Jalan terbaik. Namun setelah rembukan dengan produser dan juga mendapat masukkan dari berbagai pihak, akhirnya kami memutuskan ATSL sebagai lagu unggulan."

Lagu ATSL sendiri memiliki karakter warna musik dan lirik yang kuat. Selain itu musiknya pun sangat easy listening sehingga sangat enak didengar dan mudah diikuti."Kami sengaja menciptakan musik yang easy listening. Sehingga orang awam atau pemusik jalanan yang hanya menggunakan gitar dalam bernyanyi, dapat memainkan lagu kami," jelas Pepep.

Konsep easy listening inilah yang akhirnya dijadikan ST12 sebagai visi dan misi mereka dalam menggarap album-albumnya."Kosep ini tidak akan dirubah.Mungkin kalau toh ada perubahan,lebih condong ke warna musiknya saja. Dimana warna musik tersebut akan kami sesuaikan dengan warna musik yang up to date pada masanya," kata Pepep. Namun, lanjutnya, "Kami tidak akan menghilangkan aspek komersial. Karena itu penting untuk penjualan." [it/bbs/foto;istimewa]
comments powered by Disqus