Tribute To Kla Project : Lagu-Lagu Kla Project Dengan Rasa Baru

Minggu, 9 Oktober 2011
Tribute To Kla Project : Lagu-Lagu Kla Project Dengan Rasa BaruSejumlah musisi muda akan menyanyikan lagu-lagu Kla Project dalam sebuah album yang bertajuk "Tribute to Kla Project". Siapa saja mereka ? Berikut daftar lengkapnya :

RAN
Trio Rayi, Nino dan Asta akan membawakan lagu Tentang Kita. Duet Katon dan Sisca ini dulu menyeruak sebagai debut KLa Project pada tahun 1988 sebagai single di album 10 Bintang Nusantara, yang membawa KLa Project meraih posisi gemilang di blantika musik Indonesia. RAN menerjemahkan lagu ini dengan  pas, oleh suara Nino dan Rayi.
 
The Upstairs
Track dua, surprise diberikan oleh The Upstairs dengan menciprati nuansa komikal  pada lagu Lantai Dansa, hits KLa Project yang berasal dari album pertama “KLa” (1989). Tambahan rap dari Jimmy memberikan nuansa baru yang segar dan kocak khas generasi hari ini, dengan meng-capture potongan peristiwa yang jamak ditemui dilantai dansa.

Ungu
Yogyakarta, hits fenomenal KLa Project yang sempat mendapatkan penghargaandari Sri Sultan Hamengkubuwono ke-10, diambil dari album bertajuk “Kedua” tahun 1990. Lagu ini dilantunkan dengan anggun dan jernih oleh group band Ungu. Desah vokal Pasha dilagu ini, menjadi kekuatan dominan yang membuat pendengar terhanyut pada “Yogyakarta” sekaligus mampu dengan mudah mengenali band pembawanya.

Vidi Aldiano
Track empat membawa kita pada lagu Semoga, oleh Vidi Aldiano. Gaya improvisasi vocal Vidi Aldiano, membawakan lagu ini dengan sangat khas, menggoda .Memang sedikit jauh dari intrepretasi penikmat lagu original Semoga, hits ditahun 1990 ini. Vidi membawa lagu gundah ini menjadi segar, riang, khas Vidi Aldiano. Bisa jadi hal itu mewakili sikap generasi sekarang yang lebih “easy”.
 
Ahmad Dhani
Ahmad Dhani, membawakan lagu Terpurukku Disini, pada track lima. Nuansa Ahmad Dhani kental dan terasa menyatu dengan hits andalan KLa Project dari album Ungu (1993)

Violet
Violet, group baru yang terdiri dari tiga perempuan yang bernyanyi sekaligus memainkan violin, tampil genit di track enam membawakan hits KLa Project Bahagia Tanpamu, dari album “V” (1995). Group Violet berada dibawah naungan label KLa Corporation (perusahaan yang dibangun KLa Project). Intrepretasi rasa bahagia diterjemahkan dengan gesekan lincah violin ketiganya: Sherrin, Ava dan Mia, menghadirkan cara baru menikmati lagu ini.
 
Pongki Barata
Pongki Barata, masuk pada track tujuh menyanyikan lagu pilihannya sendiri,  Meski T’lah Jauh (dari album “V” tahun 1995). Lagu Meski T’lah Jauh, dalam versi original dinyanyikan dengan nada-nada tinggi khas LiLo, diterjemahkan Pongki dengan aman dan manis, dari awal hingga akhir. Lagu ini semakin terdengar  romantis dengan munculnya suara Sophie Navita menemani Pongki Barata menyanyikan lagu ini.
 
Babas
Babas, mencoba membawakan Sudi Turun ke Bumi, sebuah lagu yang secara musikalitas adalah merupakan pencapaian penting dalam sejarah kreativitas KLa  Project.Lagu ini dirilis  melalui album “Sintesa” (1997). Babas mengenalkan warna rock yang lebih kuat dari lagu originalnya, dengan berani.
 
Maliq n D’essentials
Di track Sembilan, ada Maliq D’essentials, yang mencoba member esensi musikalitas group ini pada lagu Prasangka yang berasal dari album “KLasik” tahun 1999. Instrumen dan efek-efek sound khas Maliq D’essentials muncul kuat dalam lagu ini.
 
Kerispatih
Kerispatih menutup track sepuluh dengan lagu yang hits ditahun 1999-2000 (album “KLasik”), yaitu Menjemput Impian. Persembahan intrepretasi Kerispatih dibawakan dalam olahan musik yang memberikan alunan manis, semanis lagu originalnya.

Seperti apa lagu-lagu Kla Project di tangan musisi-musisi tersebut ? Tunggu saja, Album Tribute To KLa Project ini sudah bisa didapat dipasar mulai 16 Oktober 2011, diseluruh gerai Indomaret yang ada diseluruh Indonesia. (klaproject.com/bug)
comments powered by Disqus