Sound of Freedom & Ground Attack: Ajang Spektakuler Dua Komunitas Musik Indonesia

Senin, 25 Maret 2013
Sound of Freedom & Ground Attack: Ajang Spektakuler Dua Komunitas Musik Indonesia
Bagaimana jika dua komunitas musik Indonesia beda aliran, Reggae dan Cadas, menyatu? Jawabannya ada pada tanggal 30 Maret 2013 nanti di Lapangan Kolam Renang Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Ajang bertajuk "Sounds of Freedom and Ground Attack" akan menghadirkan puluhan group band dari kedua aliran tersebut.

Panitia menggeber konser tersebut dalam dua hari, tanggal 30 Maret untuk Reggae, dan 31 Maret untuk komunitas Cadas. Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, "Sounds of Freedom and Ground Attack" akan dijadikan ajang rutin tahunan kedua komunitas musik itu.

"Ini adalah sebuah event musik konser, yang akan memberikan satu nilai kebebasan untuk berekspresi sesuai hati nurani. Ajang konser musik dua hari ini akan menampilkan band-band nasional berbasis komunitas. Di berikan dua nama berbeda dalam satu panggung bermaksud untuk lebih menyelaraskan dan menyatukan misi dan visi menjadi satu kesatuan yang solid," tulis panitia dalam rilis yang cinmi.com terima kemarin, Minggu (24/03).

SOUND OF FREEDOM konser music bergenre Reggae akan menampilkan sejumlah band Reggae nasional yaitu Steven Jam, Monkey Boots, Ras Muhammad, ,Peron Satoe, Jamika, Nath The Lion dan lain-lainnya yang siap menggoyang para komunitas Reggae Jakarta pada khususnya dan pecinta Reggae di Indonesia pada umumnya.

Sementara, GROUND ATTACK akan menghadirkan  band cadaz di kalangan underground, seperti  Noxa, PaperGangster, Panic Disorder, Trauma, Dirty Edge, Saffar dan sederet grup gahar lainnya yang juga siap mengayunkan kepala untuk ber-headbanger together diringi oleh suara deru distorsi dan hentakan drum.

Panitia penyelenggara, memprediksi acara ini akan menarik massa kurang lebih 10 ribu orang  yang akan datang dan menjadikan moment berharga ini sebagai komunikasi dan Silahturahmi untuk kebersamaan dua komunitas.

Ditambahkan, panggung ajang ini akan diset sedemikian rupa. Didukung oleh stage dan tata lampu serta daya kekuatan sound system yang berkualitas, panitia memploklamirkan event ini akan menjadi ajang tiap tahunan yang sengaja hanya menampilkan band-band produk Indonesia. Penonton bisa  tiket dengan harga Rp 35.000, (on the spot).[SIR/Cinmi/foto:istimewa]
 
comments powered by Disqus