Merasa Lagunya Dibajak, Daniel Sahuleka Tuntut Sony Music Entertainment Indonesia

Selasa, 24 September 2013

Menjual lagu tanpa izin, penyanyi Indonesia yang lama berkiprah di Belanda, Daniel Sahuleka menggugat Sony Music Entertainment Indonesia (SMI). Dalam jumpa pers akhir pekan lalu di Jakarta, melalui manajernya  Johnny Maukar, dan pengacara Kamarudin Simanjuntak, Daniel   menuntut SMI karena telah menjual salah satu masterpiece-nya berjudul "Don't Sleep Away" melalui iTunes.

Lagu yang menjadi hits Daniel Sahuleka itu, kabarnya sudah diunggah SMI sejak 2002, dan selama itu pula Danie tidak mendapatkan royalti sepeserpun.


"Tolong dihargai beliau sebagai penyanyi. Kalau memang mau memanyikan permisi dulu, minta izin dulu. Mereka (perusahaan label) ada keuntungan di sini tapi pencipta dan penyanyinya tidak dapat apa-apa," kata Kamarudin Simanjuntak.

Dalam kesempatan terpisah, Marketing Communication  Sony Music Entertainment Indonesia, Sundari,  mengataka belum bisa berbicara banyak mengenai hal ini. "Kami akan mendalami dulu duduk persoalannya," ujarnya.

Tidak hanya Sony Music, Daniel Sahuleka bersama dengan manajer dan tim kuasa berniat memberi teguran kepada Universal Music dan juga Warner music terkait peredaran album tanpa seizinnya.

Namun, hingga saat ini  Warner  maupun Universal belum mengeluarkan statement dan konfirmasi akan ancaman dari Daniel Sahuleka. [bbs/tir/foto:istimewa]

comments powered by Disqus