Usai Luncurkan Album, Sheila on 7 Hengkang dari Label Sony

Selasa, 5 November 2013

Grup band Sheila on 7 tengah menggarap album kedelapan, sekaligu album terakhir mereka dibawah label Sony Music Entertainment Indonesia.

"Ini album terakhir kami bersama Sony Music," ungkap Erros Candra, gitaris grup band tersebut, akhir pekan lalu dalam konser musik di Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta.

Sheila on 7 telah bekerja sama dengan Sony Music sejak 1998. Rekor mencengangkan pernah grup band ini torehkan bersama Sony Music, yaitu tiga album mereka, masing-masing mampu terjual lebih dari sejuta copy.

Setelah tidak lagi bersama Sony Music, Eros menegaskan, Sheila on 7 akan terus bermusik. "Setelah dari Sony, kami akan (memilih jalur) indie," ungkapnya.

Untuk album kedelapan yang berisi 10 materi lagu, imbuhnya, seluruh materi untuk album tersebut sudah siap. Rilis abum terbaru mereka rencananya memang masih lama, sekitar 5 bulan ke depan.

Mereka dalam album terbaru tersebut akan lebih banyak menggandeng musisi asal Yogyakarta. Salah satu alasan lebih banyak melibatkan musisi lokal adalah faktor kedekatan dengan lokasi rekaman yang dilakukan di rumah Eros di Yogyakarta.

Di sisi lain, yang tidak kalah penting, ia pun tidak mempermasalahkan musisi yang digandeng dalam album terbaru mereka asal Yogyakarta. Dalam bermusik yang dilihat adalah kemampuannya. Secara kharisma, imbuhnya, musisi yang digandeng menggarap album terbaru mereka tersebut memang mampu menghibur melalui permainan musiknya.

Sebelum rilis album kedelapan, mereka akan terlebih dulu merilis single pada album kedelapan, yang berjudul Canggung. Single tersebut rencananya akan dirilis pada bulan depan. [miol/C2/foto:istimewa]

comments powered by Disqus