Artwork Metal Back in Black

Pameran Artwork Metal Hitam-Putih Digelar

Selasa, 4 Februari 2014

Puluhan gambar (artwork) musik metal bernuansa hitam putih tengah dipamerkan di Bandung. Walau hanya tampil dalam dua warna, kesan horor tetap kuat lewat arsiran dan goresan penggambarnya secara rinci dalam pameran berjudul "Back in Black".

Pameran di Black Spot Jalan WR Supratman 57 yang berlangsung sehari, pada Sabtu, 1 Februari 2014, tersebut memajang karya artwork 28 penggambar dari berbagai kota, seperti Bandung, Bogor, Pekalongan, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali. Penggagasnya dari komunitas Illuminator -paduan dari kata ilustrator dan terminator-, menampilkan hasil karya yang tidak biasa. "Agak sulit menggambar hitam putih karena seringnya memakai warna," ujar anggota komunitas Yusep Mortem Art.

Seorang penggagas pameran, Didin Krisnaedy Purwanda Supartawidjaja alias Dinan mengatakan, artwork hitam putih merupakan gambar dasar dan minimalis. "Hanya perlu kesabaran dan keterampilan agar bisa dihargai orang dan band-band metal luar atau dalam negeri," katanya. Seorang ilustrator dunia yang terkenal dan menjadi rujukan mereka yaitu Mark Riddick.

Beberapa gambar metal hitam putih yang memikat suasana horor itu misalnya karya Gencuy berjudul Undead Soldier. Gambarnya sederhana berupa wajah orang membusuk memakai helm tentara. Dari mulutnya yang menganga keluar sekumpulan belatung.

Adapun Didit Hermawan asal Sragen, sanggup mengubah gambar menjadi kesan tiga dimensi dengan arsiran dan goresan yang rinci. Berjudul Metamorphose, karyanya menggambarkan tengkorak manusia yang berubah menjadi kupu-kupu besar.

Pameran ini juga dikelilingi lapak-lapak penjual cakram padat video dan album musik metal, kaus, sepatu, hingga lomba jaket metal (battle vest). Lomba itu merombak jaket blue jeans dengan membuang bagian lengan panjangnya dan menempelkan berbagai aksesori tempelan kain bordir, sablon, juga pin berlogo band-band metal favorit pemakainya. [tempo/c2/foto:istimewa]

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini