Ian Antono Luncurkan "Ian Antono Song Book I: Sebuah Babak Baru"

Senin, 26 Mei 2014

Sejak berkarya di pentas musik Indonesia sejak tahun 70-an, gitaris legendaris yang juga menjadi motor super group GodBless, Ian Antono, belum memiliki album sendiri. Dan Jumat kemarin (23/05) Ian Antono meluncurkan "Ian Antono Song Book I: Sebuah Babak Baru". Menurut Ian, album ini merupakan caranya beradaptasi dengan industri musik yang kini telah lebih modern.

"Ini memang merupakan babak baru karena sudah terjadi revolusi bagi industri musik Indonesia, bahkan dunia," kata Ian Antono dalam peluncuran album terbarunya tersebut, Jumat (23/5) sore di Rolling Stone Cafe, Jakarta.

Menurut Ian, Revolusi itu terlihat dari cara  penjualan. Jika awalnya karya para musisi dijual dalam bentuk kaset, kemudian berubah ke CD (Compact Disc) dan belakangan Ring Back Tone (RBT). Namun kini itu semua tidak lagi jadi primadona.

Masyarakat lebih memilih jalur distribusi digital, atau yang lebih parahnya lagi, mereka hanya mendengarkan lagu lewat jaringan internet yang menawarkan berbagai situs musik, seperti youtube.

Hal paling celaka tentunya akan menimpa musisi senior macam Ian Antono ini. Pasalnya, master album yang sudah menjadi hak seumur hidup eksekutif produser terdahulu yang masih dalam bentuk pita 2 inci (celluloid), perlahan akan hilang.

Karena itu Ian bersama krunya memutuskan mengumpulkan kembali karya-karyanya untuk disimpan dalam bentuk digital.

"Dengan perkembangan yang mengagetkan ini, bila kita tidak cepat-cepat sadar, maka kita semakin tenggelam dan tersisih bahkan karya-karya musik kita yang puluhan tahun yang kita buat bisa hilang begitu saja," kata musisi yang juga kerap menangani proyek rekaman musisi tanah air.

Di Song Book I ini berisi sembilan lagu lawas dan satu lagu baru dengan melibatkan lima orang penyanyi. Yakni Syaharani (Uang), Roy Jeconiah (Kepala Dua, Neraka Jahanam), Koming Surya (Gersang, Saksi Gitar Tua), Rezi Pratomo (Suara Cinta, Tertipu Lagi), Anindimas (Lari), serta lagu "Kepada Perang" dan "Setan Jalanan" yang dimainkan dalam bentuk instrumental.

Ian melanjutkan, Song Book I merupakan produksi awal pendokumentasian yang dikemas dalam sebuah album. Karya-karya Ian lainnya akan turut dimasukkan dalam produksi Song Book II dan seterusnya.

"Disamping nantinya akan menjadi dokumentasi pribadi, album ini tentu saja sangat bermanfaat dan memudahkan masyarakat pendengar musik yang ingin mendokumentasikan karya saya," kata Ian Antono.  [bbs/c2/foto:istimewa]

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini