Rian D Masiv, Makna Indie Adalah Semangat

Rabu, 19 November 2014

D'Masiv, salah satu band yang bernaung di bawah label besar yakni Musica Studio's, memiliki pemikiran yang berbeda dalam menerjemahkan label musisi dan band indie.

Sang vokalis, Rian Ekky Pradipta, menjabarkan makna independen bagi bandnya. "Sebenarnya, (makna) indie adalah semangat. Ketika kita di label mayor, kita tetap bisa jadi indie karena intinya itu semangat," kata Rian di Jakarta, seperti dilansir metrotvnews.com.

Rian membeberkan gagasannya tentang makna indie itu muncul dari pergaulannya dengan personel band yang mendapat label independen itu sendiri.

"Alhamdulillah, sejak jadi kolektor piringan hitam, gue banyak bergaul sama anak-anak indie. Mulai dari (personel) White Shoes & The Couples Company, Efek Rumah Kaca, sampai Sore. Dengan mereka, gue bertukar pikiran. Gue belajar dari mereka yang fokus sama produksi dan kualitas musik. Buat gue, indie adalah semangat. D'masiv perjuangannya keras juga dulu, dari festival ke festival, kita sempat bikin album dan enggak laku di 2006, tapi kita tetap punya semangat," ungkap Rian.

Rian memaknai idealisme dalam bermusik bukan berarti menghasilkan musik-musik yang rumit dan terkesan berbeda.

"Lagu mainstream atau lagu 'jualan' bisa disebut idealis juga. Seperti aku punya idealisme dalam membuat lagu, yaitu lagu yang bisa dinikmati puluhan ribu orang. Sebelum bikin lagu, aku sudah bayangin kalau lagu itu dinyanyikan dan dinikmati ribuan orang. Itu juga bentuk idealisme. Bagi aku, idealisme itu lebih kepada pola pikir," kata Rian.

Rian bersama band jebolan ajang pencarian bakat A Mild Live Wanted 2007 itu masih memiliki semangat independen dalam berkarya. D'Masiv bisa menyusupkan lagu-lagu idealis mereka saat bersama label mayor. Salah satunya, lagu "Pede" dalam album "Hidup Lebih Indah." Lagu tersebut kata Rian, merupakan wujud sisi eksploratif D'Masiv yang tetap diakomodir label. [metrotv/c2/foto:istimewa]
 

comments powered by Disqus