ESQI:EF dan Dewa Bujana Ikut Ramaikan Ngayogjazz 2014

Jumat, 21 November 2014

Kelompok musik bentukan Syaharani "Syaharani and Queen Fireworks (ESQI:EF)" kembali tampil di pentas musik jazz, Ngayogjazz. Ajang musik bertema "Tung Tak Tung Jazz" di desa wisata Brayut, Pendowoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan digelar Sabtu besok, 22 November 2014.

ESQI:EF akan mengisi pagelaran musik di panggung yang diberi nama Bang Bung pukul 21.00-21.45.  Panggung Bang Bung menjadi lokasi pembukaan Ngayogjazz yang akan dibuka Seniman Sujud Kendang. Tak hanya Syaharani, di panggung ini juga bakal tampil gitaris Dewa Budjana pukul 18.30-19.15.

Menurut salah seorang  panitia Ngayogjazz 2014, Aji Wartono,  sebanyak 27 penampil bakal meramaikan pentas musik jazz ini. Mereka akan tampil di enam panggung yang berbeda, yaitu panggung tradisional, dang dung, bang bung, thang thing, ning nong, dan jrang jreng.

“Akan ada banyak kejutan dari musisi yang tampil. Misalnya kolaborasi musisi,” kata   Aji Wartono di Yogyakarta.

Ngayogjazz kali ini tak hanya menampilkan musisi dari Indonesia, tapi juga dari negara lain. Mereka di antaranya Mezcal Jazz Unit dari Perancis, Jay dan Gatra Wardaya with Gamin (kolaborasi Yogyakarta dan Korea).

Seperti tahun sebelumnya, pagelaran musik ini juga melibatkan komunitas dan kesenian tradisional. Komunitas yang terlibat yaitu Blue Batik Replica (komunitas jazz Pekalongan), Aditya Ong Trio (Solo Jazz Society), Swara Nusantara (Jazz Ngisor Ringin), Jazz mben Senen, Etawa Jazz, dan Jogja Blues Forum.

Ngayogjazz tahun ini berjudul Tung Tak Tung Jazz, yakni bebunyian yang dilisankan yang menggambarkan kegembiraan. Tung Tak Tung Jazz merupakan rangkaian bebunyian dari alat musik tradisional, satu di antaranya kendang. Alat musik ini biasanya diperdengarkan sebagai intro atau mengawali sebuah acara. “Ngayogjazz berharap menjadi awal untuk regenerasi musisi jazz Indonesia,” kata Aji. [tempo/sir]

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini