Java Jazz Festival Sumbang Pendapatan Daerah Pemprov DKI

Kamis, 5 Maret 2015

Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Purba Hutapea menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival ke-11 yang akan diadakan pada 6,7 dan 8 Maret 2015.

Purba mengungkap bahwa acara musik jazz paling besar di Asia itu memberikan keuntungan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satunya adalah memberikan sumbangan terhadap pendapatan daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Pemerintah Provinsi DKI menenakan pajak hiburan dari penjualan tiket. Ini menyumbang pendapatan daerah yang bisa digunakan untuk perbaikan infrastruktur di Jakarta," kata Purba yang hadir dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

Dengan adanya Java Jazz, Purba menyatakan semakin banyak orang baik dari luar Jakarta maupub luar negeri yang mendatangi ibukota. Hal itu bersesuaian dengan target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ingin mendatangkan tiga juta wisatawan ke Jakarta.

"Tahun ini kami punya target mendatangkan wisatawan sebanyak tiga juta orang. Di tahun 2014 lalu, hanya 2,6 juta orang. Dengan bantuan penyelenggaraan Java Jazz tentu mudah dicapai," ujar Purba.

Purba bercerita bahwa banyak hotel di Jakarta yang kosong di akhir pekan lantaran warga Jakarta lebih senang menghabiskan liburan di luar kota atau luar negeri.

"Mereka berharap event semacam Java Jazz akan lebih banyak lagi sehingga semakin banyak orang yang ke Jakarta dan menginap di hotel," kata Purba. [beritasatu/c2/foto:jjf2015]

comments powered by Disqus