Musisi Rock & Blues Bali Bikin Lagu untuk Angeline

Selasa, 16 Juni 2015

Komunitas Musisi Cadas (Rock) Klasik dan Blues, Bali, membuat sebuah lagu khusus dipersembahkan untuk Angeline, sebagai bentuk keprihatinan terhadap bocah malang itu tewas tragis.

"Pakde mendengar berita angeline lewat TV dan media lainnya. Pakde ikut sedih dan prihatin, dalam usia dini dan muda belia kamu sangat menderita," demikian bagian syair lagi yang dibawakan musisi cadas klasik dan blues senior Bali, Manto dan rekan-rekannya yang tergabung dalam Mushroom Band, di Warung Anglo Denpasar, Sabtu (13/6) malam.

Lebih lanjut, syair itu bertutur, "Serasa pakde dan temen-teman pakde ingin protes dan demo kepada Tuhan, kenapa kejadian tragis ini menimpamu. Tapi pakde tahu Tuhan maha bijaksana. Berakhirlah sudah penderitaanmu. Pakde yakin Tuhan menempatkanmu di tempat lain yang lebih baik penuh keceriaan dan kebahagiaan. Selama jalan, salam dari pakde....".

Acara juga diikuti puluhan musisi yang tergabung dalam Komunitas Rock Klasik dan Blues Bali serta masyarakat lainnya. Lewat lagu blues berjudul "Blues dari Pakde untuk Angeline", para musisi ini menyampaikan simpati mereka atas nasib tragis yang menimpa Angeline.

Suasana duka kian terasa, saat para pengunjung yang hadir ikut menyalakan lilin sebagai tanda duka atas nasib Angeline, yang menjadi korban pembunuhan sadis di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar. Selain menyampaikan rasa duka, mereka juga berharap agar kasus seperti yang menimpa Angeline tidak terulang lagi di kemudian hari.

"Ini sebagai bentuk simpati kita atas nasib tragis yang menimpa Angeline. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang," ujar Manto, yang juga Ketua Komunitas Rock Klasik dan Blues Bali.

Selain menyampaikan rasa simpati dan duka lewat lagu, musisi blues juga meminta agar kasus kematian Angeline segera diungkap tuntas. Para musisi rock klasik dan blues berharap para pelaku yang terbukti membunuh Angeline agar diberi hukuman yang setimpal.

"Siapa pun pelakunya harus mendapatkan hukuman setimpal. Kita berharap aparat kepolisian bekerja mengungkap pelaku di balik kasus tersebut," katanya. [ant/c2]

comments powered by Disqus