Indonesian Jazz Festival 2015

Isyana Sarasvati: Tidak Mau Buat Musik Yang Dipaksakan

Senin, 31 Agustus 2015

Isyana SarasvatiDalam hal menciptakan musik, musisi bisa saja didorong oleh motivasi yang berbeda-beda; ada yang sengaja untuk tujuan komersil, ada yang hanya sekedar iseng, dan ada yang benar-benar ingin melalui musik yang ia ciptakan, pesan ataupun perasaannya tentang cinta, cita, kehidupan, atau apapun bisa terwakilkan.

Isyana Sarasvati adalah seorang musisi muda dengan talenta yang tidak dapat diragukan lagi. Berangkat dari video cover nya di situs Youtube, Isyana mulai dikenal masyarakat melalui musiknya yang didominasi genre pop RnB.

Kecintaan Isyana terhadap musik ia tunjukkan dengan mengenyam pendidikan di bidang musik di Universitas Nanyang Fine Arts dan Royal College London, keduanya melalui jalur beasiswa. "Untuk dapat mengerti tentang musik, saya harus tau teori nya juga," begitu ungkap dara cantik ini di konferensi pers Indonesian Jazz Festival (IJF) 2015, Minggu (30/8) kemarin.

Isyana juga bercerita bahwa studinya di luar negeri sempat menunda jadwal rilis album perdananya. "Sebenarnya sudah jadi dari tahun lalu, tapi karena domisili saya masih di luar, masih menyelesaikan semester terakhir, jadi rilis single pertama & single kedua dulu," begitu ungkapnya. Album pertama Isyana dijadwalkan rilis tahun ini.

Begitu besar pengaruh musik pada diri Isyana, ia menegaskan bahwa dalam proses menciptakan sebuah karya musik, ia ingin buat musik yang tidak dipaksakan. "Saya bermusik karena memang saya cinta musik dari kecil. Bukan dipaksa untuk begini, untuk begitu," tegasnya.

Mengenai album pertama nya yang kemungkinan rilis akhir tahun ini, Isyana membocorkan bahwa 70 persen dari albumnya akan berbahasa Indonesia. [ika indah/foto: II]

comments powered by Disqus