Java Jazz 2017 : MLD Jazz Project Usung Tema "INDONESIAN LEGENDARY SONGS and MUSICIANS"

Kamis, 2 Maret 2017

MLD Jazz Project

Seperti tahun lalu, ajang Java Jazz Festival 2017 nanti juga akan diwarnai dengan penampilan dari MLD Jazz Project, yaitu musisi-musisi muda yang lahir dari ajang pencarian bakat MLDare2Perform.

6 orang yang tergabung dalam MLD Jazz Project Season 2 itu adalah Almira Joesoef, 27 [vokal], Afirniar Mutsrin, 22 [drum], Fahreza Pramudya, 23 [gitar], Wesley Geraldo, 21 [bass], Edwin Putro, 19 [piano], dan Fauzan Febriansyah, 23 [saksophon].

Nama-nama yang mungkin masih terdengar asing ini, akan menjadi bintang utama, selain juga akan berkolaborasi dengan nama-nama beken, seperti Ariyo Wahab, Ipang Lazuardi, dan Andy /rif dan penyanyi wanita muda yang sedang naik daun Wizzy.

Mengikuti kata pepatah : “musisi yang benar dan besar, adalah musisi yang menghargai jasa musisi-musisi besar sebelumnya, ” MLD Jazz Project season 2 ini akan mengangkat tema “INDONESIAN LEGENDARY SONGS and MUSICIANS”. Mungkin bukan tema yang baru, karena tema seperti itu sudah pernah dilakukan oleh beberapa musisi lainnya. Lalu apa yang menjadi pembeda dengan gagasan sebelumnya?  

Pertama, pemahaman dari “Indonesian Legendary Songs and Musicians” itu sendiri dimaknai dengan menampilkan lagu-lagu yang pernah nge-hits di zamannya dan sampai sekarang masih sering didengar, dinyanyikan, atau dicover dalam berbagai genre musik. Penyanyi atau penciptanya dianggap sebagai legenda, dilihat dari perjalanan bermusiknya. Jejak musisi itu, meninggalkan sejarah yang bisa dinikmati sampai sekarang.

Kedua, benang merah musisi jazz muda zaman sekarang, dikolaborasikan dengan seniornya, bersama-sama menggarap dan menampilkan beberapa karya dari era yang lebih lalu. Musisi baru itu, bisa dibilang benar-benar baru di industri musik Indonesia.

“Indonesian Legendary Songs and Musicians” tidak hanya dari genre jazz saja, karena parameternya adalah mereka –musisi legendaris itu—punya karya yang bisa disebut abadi, melewati batas zaman, tak peduli musisi itu masih hidup atau sudah meninggal dunia. Beberapa lagu milik Benyamin Sueb, bersanding dengan lagu milik Rhoma Irama, Koes Plus, Titiek Puspa, dan musisi Indonesia legendaris lainnya.

Music Director yang mengawal adalah Ronald Steven, salah satu musisi senior. Sebagai data tambahan, Ronald ini memulai kariernya sebagai pemain bass di United to Excel [UX Band], salah satu band rohani]. Kemudian banyak terlibat sebagai bassis pengiring Glenn Fredly, Andien, Agnez Mo, dan Sandy Sundoro. Kiprahnya berlanjut sebaga penulis lagu, produser [Bayu Risa], dan aranjer, serta sering dipercaya sebagai Music Director pertunjukkan musik off air dan on air.

Dengan tema tersebut, tentunya MLD Jazz Project season 2 menawarkan keunikan tersendiri dalam penampilannya. Saksikan aksi mereka di Jakarta International Java Jazz 2017, Sabtu, 4 Maret 2017 di Hall A3, MLDSpot Stage, pukul 18.00 WIB.

Selain penampilan MLD Jazz Project season 2, helatan Jakarta International Java Jazz 2017, pada 3,4 dan 5 Maret 2017 ini, juga akan memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.  MLD menyuguhkan MLDSPOT Installation Art & Sound Experience dengan konsep penggabungan seni dan teknologi.  Hal lain yang menarik, ada spot untuk gamers di MLDSPOT The Beat dan MLDSPOT Stage Bus Jazz yang menampilkan performance para musisi muda berbakat.  (pr/bug)

comments powered by Disqus