Demajors Kembali Gelar Panggung di Java Jazz 2017

Jumat, 3 Maret 2017

Demajors menjadi satu-satunya label yang konsisten menggelar panggung di Java Jazz Festival setiap tahunnya. Pada gelaran Java Jazz 2017 yang berlangsung 3-5 Maret 2017 di JIEXPO Kemayoran kali ini, Demajors kembali menghadirkan #demajorstage dengan pengisi yang segar dan menarik. 

Pada hari Jumat tanggal 3 Maret, THE BFG (Nadine Adrianna, Raihan Ardisoma, Vico Wibowo, Sean Zufar) didapuk sebagai pembuka #demajorstage. Kemudian ada JUNIOR SOEMANTRI yang telah merilis album Melaju (2016). Junior pernah menyatakan jatuh cinta terhadap musik pop era ‘50an – ‘60an. Ini juga yang menyebabkan sering munculnya tembang lawas milik Oslan Husein, Bing Slamet dll sebagai bagian dari song listnya saat manggung. 

Setelah Junior Soemantri, ada DANILLA, biduan yang mulai tenar setelah melepas album hibrida menggairahkan antara pop, swing, dan jazz, Telisik (2014). Danilla juga sedang bersiap untuk merilis album solo keduanya. Lalu AHSP (Andre Harihandoyo and the Sonic People) yang baru saja merilis EP berjudul Time –termasuk lagu “Impostor Heart” yang menjadi OST. Headshot. Dan terakhir ada unit pop berlirik puitis, FOURTWNTY yang siap membuat hati tenang sebagai penutup hari.

Tanggal 4 Maret, #demajorstage akan dibuka oleh MAHESA AND FRIENDS. Mahesa adalah sosok dramer yang telah malang melintang di dunia jazz Indonesia sejak berumur 8 tahun dengan banyak prestasi. Lalu ADINDA SHALAHITA pengusung pop, R&B, dan soul yang segera merilis album solo kedua. Dilanjutkan oleh MUTIARA, singer/songwriter muda berbakat ini meramu pop yang berbalut blues kental dan telah dirilis lewat EP bertajuk Gasebu (2016). Kemudian ada KEUBITBIT, unit pelestari unsur Aceh lewat fusion. Sebagai penutup, ada DEREDIA, pengusung pop klasik Indonesia era ‘50an yang telah merilis album Bunga & Miles (2016) tepat saat Java Jazz setahun yang lalu. 

Hari terakhir, 5 Maret, #demajorstage akan diisi oleh SISITIPSI yang beramunisikan nomor-nomor pop pemabuk sebagai pembuka. Lalu ASTERISKA, yang telah merilis Distance (2015) sebelum karirnya di BARASUARA melejit, sebagai performer berikutnya. Kemudian GRACE SAHERTIAN yang telah merilis album penuh warna dan eksplorasi bertajuk Hela (2016). Dilanjutkan oleh DHIRA BONGS yang merilis album solo kedua berjudul Head Over Heels juga di tahun lalu. Dan I KNOW YOU WELL MISS CLARA penganut experimental dan progressive jazz yang telah menyebarkan album Chapter One (2013) ke seluruh dunia sebagai penampil terakhir di #demajorstage Java Jazz Festival 2017.

Selain menggelar #demajorstage, momentum Java Jazz 2017 juga akan digunakan oleh Demajors untuk merilis album-album baru. Album tersebut adalah Faces (Tohpati Bertiga), Nothing is Real (Teddy Adhitya), Always There (Indro Hardjodikoro), Gambang Suling (Bintang Indrianto), dan Songs for Children (Gustu Brahmanta & Friends). (pr/bug)

comments powered by Disqus