Ini Dia Album-Album Yang Akan Dirilis Demajors Di Java Jazz 2017

Jumat, 3 Maret 2017

Demajors

Momentum Java Jazz Festival 2017 yang berlangsung tanggal 3-5 Maret 2017 dimanfaatkan oleh label Demajors untuk merilis album-album baru. Ada 6 album yang rencananya akan mereka perkenalkan, apa saja? 

Berikut daftar lengkapnya :

  1. Tohpati Bertiga – Faces
    Pemilik nama lengkap Tohpati Ario Hutomo dikenal sebagai salah satu gitaris terbaik di Indonesia, bahkan hingga ke dunia internasional. Dua personil lain dari grup Tohpati Bertiga juga punya posisi terpandang di masing-masing instrument yang dimainkannya. Indro Hardjodikoro pada Bas dan Bowie (Adityo Wibowo) pada Drums.

    Faces adalah album kedua dari Tohpati Bertiga. 8 lagu di dalamnya berwarna jazz, blues, rock, dan funk yang dicipta berdasar keprihatinan melihat hubungan antar manusia yang terpecah belah. Dibanding album pertama, Riot, album kedua ini lebih cool dan tertata.
     
  2. Teddy Adhitya – Nothing is Real
    Nothing is Real merupakan album perdana dari penyanyi kriting, Teddy Adhitya yang juga menulis kesembilan lagu di album ini.

    Musik dalam kemasan musik R&B dan liriknya keseluruhan ditulis dalam Bahasa Inggris. Album ini akan mudah diterima di anak muda pencinta musik. Pendekatan penggarapan aransemennya dibuat berbeda dari satu lagu ke lagu yang lain memudahkan pendengarnya memilih lagu sesuai selera dan mood.
     
  3. Indro Hardjodikoro – Always There
    Setelah mengeluarkan album Feel Free, Cerita Baru, dan Get Closer, album keempat yang diberi tajuk Always There terdengar lebih cool. Lebih terdengar adult fusion.

    Kali ini, Indro Hardjodikoro menggamit David Manuhutu untuk memberikan harmoni yang lebih bernuansa jazz dibanding album-album sebelumnya. Album ini merupakan fase baru dari perjalanan musik seorang Indro Hardjodikoro.
     
  4. Bintang Indrianto – Gambang Suling
    Ki Nartosabdo adalah dalang wayang kulit dan juga seorang pencipta lagu Jawa yang dimainkan pada pertunjukan wayang kulitnya. Jumlah lagu yang diciptakan ada lebih dari 300 judul, diantaranya adalah Gambang Suling, Ibu Pertiwi, Ojo Lamis, Mbok Yo Mesem, Klinci Ucul. Dan Praon.

    Album “Gambang Suling” dari Bintang Indiarto berisi 9 lagu, dimana 8 diantaranya adalah karya Ki Nartosabdo. Dikemas dengan pendekatan musik jazz tanpa meninggalkan keindahan musik Jawa tradisional.
     
  5. Gustu Brahmanta & Friends – Songs for Children
    Album ini adalah album Fusion yang kedua dari Gustu Brahmanta & Friends. Kelima lagu yang ada di album ini mengambil inspirasi dari lagu rakyat Bali dengan ritme musik riang sebagaimana permainan kanak-kanak.

    Gustu Brahmanta bermain Drums, ditemani oleh Koko Harsoe (Gitar), Ida Bagus Indra Gupta (Bas), dan Rodrogo Parejo (Flute). Musiknya merekam kehidupan tradisi anak-anak di Bali dalam kemasan Fusion.
     
  6. 5 Petani – Sawah Impian
    Kota Bandung, belakangan amat semarak dengan berbagai gelaran musik jazz yang digiatkan oleh berbagai komunitas jazz-nya. Kegiatan ini banyak melahirkan grup band yang terdiri dari musisi muda, seperti halnya grup 5 Petani.

    Album Sawah Impian menjadi peletakan album perdana grup yang terdiri dari Frank Navayo Pattinasarany (Gitar), Fauza Rijal (Bas), Yoga Wardana Kusumah (Gitar Akustik), dan Gerson Valdo Siahaan (Keyboard). Seperti kerap kali dalam penampilan “live”-nya, di album ini 5 Petani juga dibantu sederetan musisi muda kota Bandung lainnya.

Tak hanya merilis album, Demajors juga kembali menggelar #demajorstage dengan pengisi yang segar dan menarik di perhelatan Java Jazz tahun ini. Jadi kalau kamu ke Java Jazz Festival, jangan lupa mampir ke #demajorstage ya! (pr/bug)

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini