Terjun ke Dunia Musik, Herjunot Ali Tak Mau Setengah-Setengah

Minggu, 18 Februari 2018

herjunot ali

Herjunot Ali mulai merambah ke dunia musik dengan merilis singel debutnya, "W", pada hari Valentine (14/2/2018) lalu. Aktor tampan yang dikenal baik melalui peran-peran iconic-nya di berbagai Film Nasional (Nugi - Realita Cinta dan Rock n Roll, Zafran - 5cm, Zainuddin - Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Ferre - Supernova) itu mengaku telah mengerjakan proyek musiknya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memilih tahun 2018 sebagai momentum awal bagi mimpi terdalamnya ini. 

W” atau disebut dengan pelafalan Bahasa Inggris, ‘double U’, adalah kependekan dari Wild, kata dalam Bahasa Inggris yang bermakna liar. Dengan musik chill bertempo lambat, “W” merupakan sebuah lagu romantis yang menghantarkan sepasang kekasih memadu asmara. Paduan musik elektronik dengan beat yang mendayu di lagu ini melengkapi suara Junot yang terdengar merayu dengan lembut; menghasilkan formula yang memberikan kesan nyaman dan seksi bagi pendengar. 

W ini memiliki banyak makna,” ungkap Junot. “Ada makna tersembunyi yang mengisahkan mimpi terliarmu bersama partner-mu. The meaning is to have fun and be wild together”. Menurut Junot, makna dari “W” belum tentu merujuk kepada hubungan intim, tetapi lebih kepada mewujudkan angan-angan ter-“gila” seorang individu dengan sang kekasih; seperti berpetualang di negeri terpencil atau bahkan membuat suatu karya seni dengan berkolaborasi dengan pasangan. 

Dengan membuat musik yang “tidak biasa”, Junot berharap masyarakat bisa mencicipi jenis musik lain sekaligus membuka perspektif mereka terhadap seni secara umum. Selain itu, pemenang Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung tahun 2014 ini juga berharap agar nilai yang diangkat di “W” – yaitu keluar dari batasan-batasan “kenormalan” yang dibentuk oleh masyarakat – tersalurkan dengan “mudah” kepada pendengar. 

’W’ merupakan DIY (do-it-yourself) project saya yang semuanya dikerjakan sendiri. ‘W’ ini keluar dari hati saya,” ujar Junot. Mulai dari penulisan lirik, aransemen musik, hingga pencarian sponsor, semuanya ditangani olehnya dengan bantuan produser ternama Alam Urbach. Proses perekaman pun tidak dilakukan di studio profesional, melainkan di studio rumahan. 

Ia mengaku mempelajari segala hal mengenai bermusik hanya dengan bermodal internet dan dukungan dari teman-teman dekat di ranah musik, seperti Alam Urbach, Widi Puradiredja (Maliq & D’Essentials), Joseph Saryuf (Santamonica), dan Glenn Fredly. Bagi Junot, musik adalah angan-angan dari alter ego-nya dan pastinya sesuatu yang hendak ia tekuni dengan serius.

Saya tidak mau memberikan yang setengah-setengah dalam bermusik. Karena ini adalah sesuatu yang saya cinta, dan musik adalah representasi dari saya. Saya mau memberi kejutan bagi banyak orang,” pungkasnya.

Lagu “W” sudah tersedia di gerai-gerai musik digital populer seperti iTunes Store, Apple Music, Spotify, Joox, Yonder Music, dan Deezer mulai tanggal 14 Februari 2018. (pr/bug)

comments powered by Disqus
Tidak ada event minggu ini