Velocity Andalkan Lirik Sederhana Bertema Cinta

VELOCITY beranggotakan Tito (Keyboardist), Andjah (Bassis), Purwa (Drummer), Arie (Vokalis), Onny (Gitaris), dan Tunov (Gitaris).

Berdirinya band ini berawal dari pertemuan Tito, Tunov, Onny dan Endjah di sebuah rumah produksi pimpinan Deddy Mizwar. Mereka lalu sepakat untuk menyalurkan kegelisahan kreatif mereka dalam musik. Dengan tambahan dua personel lagi, yaitu Arie dan Purwa, pada bulan Juni 2008 akhirnya terbentuklah VELOCITY. Walaupun dibilang masih sangat muda tapi masing masing personil sudah sarat pengalaman dalam band mereka sebelumnya, termasuk berbagai pengalaman manggung.

Pop adalah musik yang mereka usung. Dengan lirik yang sederhana bertemakan cinta, jujur dan apa adanya yang dikemas dengan musik yang easy listening, membuat pendengar seakan ikut dalam nada dan merasakan cerita dalam setiap lagu lagunya. Simak saja penggalan lirik dalam salah satu lagunya :

Ingin kuraih halus jemarimu
Ingin kupeluk hangat tubuhmu
Tapi tak bias walau kau deekat aku
Ingin rasakan harum nafasmu
Ingin kumiliki indah senyummu
Tapi tak bias ku hanya cinta bayangmu


Sesuai dengan namanya VELOCITY yang berarti kecepatan, maka mereka ingin setiap karyanya cepat dipahami dan cepat diterima masyarakat penikmat musik Indonesia. Banyak yang bilang vokal Arie mirip Adi Naff, tapi tentunya ada karakter berbeda yang dimiliki Arie dalam mengekspresikan setiap lagu yang dinyanyikan.

Lagu "Cinta Bayangan", "Masih Di Hati", "Mati Karena Cinta", dan "Saat Kau Rindukan" yang pernah menyapa masyarakat Indonesia lewat sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 3 mendapat respon yang luar biasa. Kini semuanya bisa ditemukan di album  "Hanya Untukmu" yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Apakah kehadiran VELOCITY mendapat sambutan yang hangat dari pecinta musik Indonesia ? Kita tunggu saja sepak terjang mereka ... (pr/bug)