My First Love : Cinta Pertama VIERRA Taklukan Musik Indonesia

Remaja memang seharusnya bergaya, bertingkah laku dan merasakan cinta layaknya seorang remaja. Tak perlu membohongi diri dan berlagak dewasa. Itulah yang disodorkan VIERRA dengan album perdananya "My First Love".

Nama Vierra mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita mengingat single berjudul "Dengarkan Curhatku" ramai menghiasi radio dan televisi belakangan ini. Ya, lagu yang ceria dan easy listening tersebut memang cukup menyita perhatian khalayak. Musik yang ringan namun berbobot dihadirkan Vierra dalam lagu itu.
 
Secara keseluruhan, album yang ditelurkan band beranggotakan Kevin Aprilio (keyboard), Widy Soediro (vokal), Raka Cyril (gitar) dan Trian (drum) ini sangat catchy. Konsep yang mereka hadirkan sungguh kreatif dan berbeda dari band kebanyakan.

Vierra menyebut musik mereka sebagai Power Pop atau Pop Disney dan hal itu benar terbukti dalam karya-karya mereka. Dengarkan saja tembang bertajuk "Perih". Nuansa Power Pop tadi kental terasa dalam lagu ini, lirik boleh saja bercerita tentang kesedihan namun dibawakan dengan musik yang bersemangat dan menampilkan aura positif. Menarik Sekali.

Nuansa Pop Disney sendiri diwakilkan lagu berjudul "To Nessa". Ornamen dalam lagu yang terdengar seperti lullaby (lagu pengantar tidur) ini sangat Disney yang lengkap dengan gaya operetnya. Musik ala orkestra yang megah pun terasa berpadu dengan indahnya.

Dari segi musikalitas, kemampuan Kevin cs nampaknya tak perlu diragukan lagi. Terlebih saat kita memperdengarkan lagu "Terbang". Musikalitas tinggi ditampilkan Vierra sejak intro yang begitu megah. Aransemennya pun sangat apik.

Jangan heran jika sound keyboard atau piano mendominasi. Vierra memang 'sengaja' membedakan diri mereka dari band-band lain yang kebanyakan menjadikan gitar sebagai base. Dominasi keyboard dan piano sangat kental terdengar saat kita memutar lagu yang diberi judul "Seandainya".

Namun tak berarti sound gitar, bass serta drum 'dilupakan' begitu saja. Putar dulu tembang "No!" dan "Tears". Kedua tembang berbahasa Inggris itu hadir dengan nuansa rock yang lengkap dengan distorsi gitar dan gebukan drum nan menghentak dada.

Ditengah menjamurnya band-band baru di ranah musik Indonesia, Vierra cukup bernyali dengan berani tampil beda. Namun hal itu pula yang dirasa penulis sebagai modal yang sangat bagus untuk menancapkan nama dan terus eksis di dunia yang penuh persaingan itu. (mag)