Zigaz terbentuk pada tanggal 19 Juni 2006 dengan personel Rama (drum), Azis (gitar), Randy (gitar), Ebi (bass) dan Zian (vokal).

Nama Zigaz sendiri diawali dan diakhiri dengan huruf akhir dari alfabet, Z, mengisyaratkan bahwa ini memang perjalanan akhir mereka dalam dunia musik, inilah naungan mereka dalam berkarya seni. Sedangkan kata iga sendiri mewakili sebuah simbol penting dalam sebuah tubuh manusia, sebagai unsur penting dalam kerangka yang mendasari tulang manusia. Dengan makna tersebut,kelima anak muda ini berharap agar Zigaz menjadi naungan mereka berkarya yang bisa diperhitungkan oleh khalayak.

Meskipun terbilang masih cukup muda, usia band ini, tapi pengalaman masing-masing personil yang tidak bisa diremehkan membuat Zigaz terasa matang dalam pengolahan sound, lirik, aransemen, dan juga skill.

Zigaz mengambil referensi dari musik poprock tahun ‘80 dan ‘90an akhir, dengan Collective Soul, Audioslave, Aerosmith, The Police, Queen, dan juga Arkarna sebagai inspirasinya. Namun mereka tetap bisa mengadaptasikan musiknya dengan selera pasar saat ini, seperti yang dibuktikan di album perdana mereka yang berjudul ZIGAZ dengan singel andalan Sahabat Jadi Cinta.

Zigaz berharap bukan hanya bisa eksis di album ini saja, tapi juga bisa bertahan dan memberikan bagian dalam evolusi musik Indonesia.